INDRAMAYU — Koramil 1615/Haurgeulis melaksanakan kegiatan Pembekalan Teritorial Babinsa di Makoramil 1615/Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kinerja dan kemampuan Babinsa dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial di wilayah.
Pembekalan diarahkan untuk memperkuat penguasaan ilmu teritorial, meningkatkan kemampuan membaca potensi serta perkembangan kondisi wilayah, dan menyiapkan sumber daya wilayah guna mendukung sistem pertahanan negara di darat.
Selain kemampuan teknis teritorial, komunikasi sosial juga menjadi bagian penting dalam pembekalan. Kemampuan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus membantu Babinsa memahami berbagai persoalan yang berkembang di wilayah binaan.
Melalui pembekalan tersebut, para Babinsa diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, adaptif, dan humanis serta dapat menjadi penghubung yang efektif antara TNI, pemerintah wilayah, dan masyarakat.
Danramil 1615/Haurgeulis, Kapten Inf Dadang Iskandar, mengatakan pembekalan menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas Babinsa di lapangan.
“Pembekalan ini menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman dan meningkatkan kemampuan Babinsa. Kuasai wilayah, pahami karakter masyarakat, dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta profesional, ” ujar Kapten Inf Dadang Iskandar.
Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., menegaskan bahwa Babinsa memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pembinaan teritorial yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Babinsa merupakan ujung tombak pembinaan teritorial. Tingkatkan kemampuan, jaga komunikasi dengan masyarakat, dan jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara, ” kata Letkol Arm Tulus Widodo.
Sementara itu, Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa kemampuan teritorial harus terus diasah agar prajurit mampu mengikuti perkembangan dan dinamika wilayah.
“Kemampuan teritorial harus terus diasah agar prajurit mampu memahami perkembangan wilayah dan memberikan solusi bagi masyarakat. Bangun kemitraan yang kuat serta pertahankan kepercayaan rakyat, ” ungkap Kolonel Inf Hista Soleh Harahap.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., yang dikenal sebagai Jenderal Santri, menekankan pentingnya profesionalisme prajurit yang dibarengi dengan kedekatan dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Kuasai tugas dan wilayah, bangun komunikasi yang baik serta hadirkan manfaat bagi rakyat. Kekuatan teritorial akan semakin kokoh apabila kemanunggalan TNI dan rakyat terus terjaga, ” tegas Mayor Jenderal TNI Kosasih.
Pembekalan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapan Babinsa dalam menghadapi berbagai dinamika sosial, keamanan, maupun perubahan kondisi wilayah. Dengan penguasaan data dan komunikasi yang baik, Babinsa diharapkan dapat mendeteksi berbagai perkembangan sejak dini serta membangun koordinasi dengan unsur terkait.
Melalui kegiatan ini, Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis diharapkan semakin mampu mengoptimalkan potensi wilayah, membangun kemitraan dengan masyarakat, serta melaksanakan pembinaan teritorial secara profesional, adaptif, dan humanis.
Semangat “Kuasai Wilayah, Dekat dengan Rakyat, Profesional dalam Bertugas, dan Siap Mengabdi untuk Negeri” menjadi pengingat bagi para Babinsa untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dipublikasikan melalui media jaringan yang terintegrasi dan terinterkoneksi hingga Kodam III/Siliwangi sebagai bagian dari penguatan komunikasi publik dan dokumentasi kegiatan kewilayahan. (PERS)
